Pangkalan truk Sendangasri Kecamatan Lasem, Kamis (4/10). (Foto: Pujianto) LASEM, suararembang.net - Pangkalan truk berkapasitas besar ...
![]() |
Pangkalan truk Sendangasri Kecamatan Lasem, Kamis (4/10). (Foto: Pujianto) |
Namun, berdasarkan pantauan suararembang.net, Kamis (4/10), pangkalan truk berukuran 183x172 meter tersebut, sudah digunakan untuk parkir sejumlah armada kendaraan berat.
Ada setidaknya tujuh truk yang sampai dengan pukul 12.00 WIB masih tampak berdiam parkir di areal dalam kawasan pangkalan truk yang mulai dibangun sejak 2009 silam itu.
Seorang sopir truk asal Kediri yang mengaku hendak mengirimkan muatan garam dari Manyar, Gresik ke Sukabumi, Kardi, mengaku hanya mengikut saja parkir, ketika sejumlah kendaraan lain juga parkir di pangkalan itu.
"Saya tahunya ada yang parkir di dalam, akhirnya ya ngikut saja. Ini sedang berhenti sejenak. Hendak mengirimkan muatan garam dari Manyar, Gresik ke Sukabumi," terang Kardi, sopir truk gandeng bernomor polisi W 8784 UR.
Dikonfirmasi mengenai sejumlah truk yang mulai parkir masuk di Pangkalan Truk Sendangasri, Kepala Dinhubkominfo Kabupaten Rembang, Suyono, mengaku memang sedang mengujicobakan kawasan pangkalan truk yang pada 2012 dikucuri lagi anggaran Rp1,5 miliar itu.
"Memang sedang kami ujicobakan sebelum pangkalan truk itu diserahkan oleh pelaksana proyek. Sekalian biar tahu kualitasnya," kata dia.
Lantaran masih dalam tahap uji coba, lanjut dia, pihaknya belum mengutip retribusi dari truk-truk yang masuk parkir di areal dalam pangkalan truk.
"Belum kita kutip retribusi. Namun, setelah diserahterimakan, akan langsung kami kenai retribusi," ujar Suyono menegaskan.
Suyono berharap, dengan pengoperasian pangkalan truk tersebut, aksi parkir di bahu jalan sepanjang jalur pantura akan bisa ditekan dan ekonomi warga di sekitarnya akan terbantu tumbuh. (Pujianto)